Minggu, 31 Agustus 2014

Perumnas Parung Panjang Tahap 3

Bumi Parung Panjang merupakan bagian dari proyek Perumnas regional 3 yang meliputi wilayah Jakarta, Tangerang, Parung Panjang, dll. Tahun ini, Bumi Parung Panjang kembali hadir dengan produk perumahan terbarunya tahap 3. Lokasinya paling strategis dibanding tahap-tahap sebelumnya karena bersebelahan dengan Stasiun Kereta Api Parung Panjang. Selain itu, lokasi perumahan sangat asri sehingga menambah kenyamanan bagi penghuninya.

Bumi Parung Panjang 2014

Saat ini dipasarkan beberapa tipe rumah antara lain tipe 24/72, 27/84, 36/90, dan 45/105. Spesifikasinya pun beragam untuk setiap tipenya. Namun, secara umum bangunan menggunakan batako plester dan atap baja ringan. Perumahan ini juga menyediakan lokasi rumah yang beragam mulai dari rumah badan, hook, dan tunggal.

Dulunya, perumahan di sekitar Parung Panjang tergolong lambat perkembangannya. Selain tidak ditunjang infrastruktur yang memadai, kawasan ini juga berdekatan dengan kawasan pabrik daerah legok sehingga jalanan selalu rusak untuk lewat truk. Namun, seiring perkembangan waktu area parung panjang kini mulai dilirik oleh pengembang properti. Banyak sekali pengembang yang telah menginvestasikan uangnya untuk membangun rumah di daerah ini. Nah, tunggu apa lagi segera miliki hunian menarik di perbatasan Bogor dan Tangerang.

Baca juga kumpulan rumah murah di Jabodetabek

Sabtu, 30 Agustus 2014

Dokumen AJB di Notaris

Jika Anda merasa bingung menyiapkan dokumen saat jual-beli properti, berikut ini akan saya bahas mengenai dokumen AJB. Apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan sebelum atau saat AJB. Tidak ada salahnya membaca artikel ini agar transaksi berjalan aman dan tidak ada masalah.

Pertama, yang harus dilakukan adalah menyepakati harga objek properti (tanah, rumah, ruko, kios, apartement dsb). Jika sudah ada kesepakatan persiapkan dahulu hal-hal berikut sebelum menghadap notaris sebagai PPAT:

PIHAK PENJUAL
  • KTP suami istri (kalo sdh menikah) dan KK
  • Sertifikat Asli yg sdh dicek di BPN (biaya /- Rp 50-200rb, beda tiap daerah). Pengecekan bisa juga dilakukan oleh notaris.
  • PBB tahun tersebut yangg sdh dibayarkan beserta bukti pembayaran yg namanya STTS PBB (Surat Tanda Terima Setoran Pajak Bumi dan Bangunan). Tanpa dilakukan pelunasan pajak ini dahulu notaris tdk akan mau melakukan proses jual beli karena berkaitan dengan sumpah profesi yang berkaitan dengan pendapatan negara berupa pendapatan pajak.
  • Pelunasan PPh yg besarnya adalah = 5% x NJOP 

PIHAK PEMBELI
  • KTP suami istri (kalo sdh menikah) dan KK
  • Pelunasan BPHTB yang besarnya adalah 5% x (NJOP-NJOPTKP), apabila nilainya setelah dihitung dgn rumus tersebut hasilnya lebih kecil atau sama dengan Rp.60jt maka PPh nya NOL alias tidak perlu bayar pajak
  • Kuitansi pelunasan pembelian properti di atas meterai ditandatangani pihak pembeli, harus tertera alamat properti yang dijual, No SHM, dan harga jual belinya.


 

Alasan Mengapa Harus Membeli Rumah dengan Sistem KPR?

Membeli rumah adalah sesuatu yang sangat mewah bagi sebagian  orang. Banyak orang kemudian menabungkan penghasilannya dan setelah dirasa cukup baru membeli rumah. Ternyata, menurut pakar investasi properti hal tersebut salah besar. Mengapa?

Salah satu alasan yang mendasar adalah kenaikan investasi properti pasti tak sebanding dengan uang yang kita kumpulkan. Bayangkan jika Anda menyisihkan gaji setiap bulan sebesar 2 juta rupiah dengan harapan dapat membeli rumah dengan harga 100 juta lima tahun kemudian adalah kesalahan. Apakah harga rumah saat ini dengan  harga lima tahun ke depan akan relatif sama? Tentu saja tidak. Bahkan, rumah yang Anda taksir sekarang harganya 100 juta saat ini, lima tahun ke depan mungkin sudah naik lima kali lipatnya. Nah, mau apa kalau sudah begini? Nabung lagi?

Atas pertimbangan di atas, tidak ada salahnya membeli rumah dengan sistem KPR. Sistem ini memberikan banyak kemudahan dan keuntungan bagi Anda yang ingin berinvestasi di dunia properti. Tidak membutuhkan uang yang banyak untuk memiliki rumah dengan KPR. Biasanya, pembeli  cukup menyediakan 10-30% dari harga jual rumah, selebihnya biar bank yang menanggungnya. Kita tinggal duduk manis dan menyetorkan uang cicilan tiap bulan ke bank. Praktis bukan?

Bagaimana dengan bunga bank? Santai saja, bunga bank tidak akan sebanding dengan kenaikan harga rumah yang Anda beli. Oleh karena itu, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum membeli rumah. Pilihlah lokasi perumahan yang tepat untuk investasi. Nah, tunggu apalagi?

Jumat, 29 Agustus 2014

Buruan Ke BTN Property Expo

Hampir setiap tahun BTN menyelenggarakan even yang bertajuk BTN Property Expo. Tujuan utama even ini adalah memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah agar segera memiliki rumah dengan beberapa kemudahan yang ditawarkan oleh Bank BTN. Menarik bukan?

Biasanya, BTN Property Expo diikuti oleh beberapa pengembang perumahan-perumahan rakyat yang menjalin kerja sama dengan BTN sebagai bank penyedia kredit. Penawaran dari developer bervariasi mulai dari lokasi, spek, dan harga rumah. Dibandingkan dengan canvassing ke lokasi langsung, even semacam ini sangat membantu masyarakat. Masyarakat memiliki banyak pilihan dan dapat memilih rumah yang sesuai dengan keinginan mereka.

Di samping itu, BTN Property Expo biasanya menawarkan program-program menarik seperti proses KPR selesai sehari, kredit rumah tanpa uang muka, kredit rumah bunga kecil, cash back, hadiah, dan lain-lain. Pengembang-pengembang properti yang mengikuti expo pun jelas terpercaya. Artinya bukan pengembang-pengembang bodong. Bagi Anda yang belum memiliki rumah atau sudah memiliki rumah namun ingin berinvestasi di bidang properti tidak ada salahnya jika menyempatkan mampir di even semacam ini. 

Tips Beli Rumah BTN Serpong

Membeli rumah murah serpong adalah idaman. Di kawasan Serpong masih dapat dijumpai rumah BTN murah. Kawasan Serpong berkembang pesat seiring munculnya pengembang-pengembang besar seperti Sinar Mas Land, Sumarecon, dan Paramount Serpong. Menyikapi hal tersebut, orang juga berlomba-lomba untuk ikut ambil bagian dalam perkembangan daerah ini. Tak terkecuali berinvestasi rumah-rumah murah di sekitaran Serpong.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum berinvestasi properti di Serpong. Pertama, pelajari site plan pengembangan wilayah serpong baik Sinar Mas Land maupun Sumarecon dan Paramount. Jika saat ini ada rumah BTN murah, namun lokasinya jauh dari pusat kota Serpong sebaiknya pertimbangkan dulu. Jangan tergesa-gesa untuk menolak karena jika lokasi tersebut dalam jangkauan wilayah pengembangan kota, bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan nilai investasinya akan melambung tinggi.

Kedua, pastikan bahwa rumah yang Anda beli harganya sesuai dengan perkembangan harga rumah di daerah tersebut. Jikapun memutuskan untuk membeli rumah dengan sistem KPR, pertimbangkan besaran cicilan dan prediksikan kenaikan nilai investasi rumah di daerah itu. Kedua hal itu akan memberikan garansi bahwa investasi Anda tidak salah.

Ketiga, pertimbangkan seluk-beluk perumahan misalnya pengembangnya, komunitas properti di sekitarnya, fasilitas yang ditawarkan, dan akses menuju Serpong.  Hal-hal tersebut layak untuk dipertimbangkan sebagai penunjang kenaikan nilai investasi properti Anda. Nah, jika sudah tahu tunggu apalagi. Segera berburu rumah-rumah mungil di kawasan Serpong!

Sabtu, 23 Agustus 2014

Cara Memilih Bank Penyalur KPR

Memilih bank penyalur kredit perumahan itulah artikel yang akan saya coba bagi kali ini. Hal ini terkait perubahan regulasi beberapa bank terkait kredit. Kredit bagi sebagian orang (khususnya masyarakat yang berpenghasilan rendah) adalah solusi untuk memiliki perumahan yang diinginkan. Selain prosesnya mudah, pihak bank juga memfasilitasi dengan jangka waktu pelunasan yang beragam. Mulai dari 1 hingga 20 tahun masa angsuran.

Dulu, beberapa bank memberikan durasi waktu tiga hari kerja kredit bisa cair. Besaran angsuran maksimal hingga 60% dari gaji tetap. Sewaktu-waktu nasabah juga dapat melakukan top up (pelunasan kredit) dengan hanya membayar pokok dan penalti beberapa kali angsuran saja. Regulasi tersebut jelas menguntungkan bagi nasabah. Selain dapat menentukan durasi waktu pelunasan, nasabah juga sewaktu-waktu dapat melunasi utangnya jika sudah mampu tanpa harus membayar pokok dan bunganya.

Memilih Bank Penyalur Kredit Perumahan
Memilih Bank Penyalur Kredit Perumahan
Itu dulu. Kini, beberapa bank penyalur kredit justru memiliki regulasi yang bertolak belakang. Top up dapat dilakukan jika pokok dan bunga kredit dilunasi oleh nasabah. Regulasi semacam inilah yang mencekik konsumen (Kaya bank titil saja... hihi).

Sebagai ilustrasi jika kita ambil kredit100 Juta selama 10 Tahun. Maka cicilan yang harus dibayar perbulan adalah pokok (100 Juta /120bulan) + bunga (0.95%x100 Juta) = 1.783.333,-. Berarti tiap tahun kita bayar pokok hutang Rp. 10.000.000,- ditambah bunga 11.400.000,-. Namun bank yang dulu bukanlah bank yang sekarang. Di �masa lampau� Jika kredit telah jalan 3 Tahun dan anda akan top up anda cuma bayar 70 Juta plus penalty 3 bulan bunga. Saat ini jika anda ingin top up untuk kredit yang telah jalan 3 Tahun anda harus bayar 70 Juta plus penalty bunga 84 bulan alias pelunasan kredit harus bayar pokok hutang plus seluruh bunga.


Nah, jika sudah tahu semacam itu, pintar-pintarlah memilih bank pemberi kredit. Pilihlah bank yang memberikan kemudahan dan keuntungan bagi kita selaku nasabah. Salah memilih bank, bisa fatal akibatnya bagi kantong kita. Terima kasih.

Kamis, 21 Agustus 2014

Griya Parung Panjang

Perumahan Griya Parung Panjang terletak di Desa Kebasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Perumahan ini tergolong lambat perkembangannya. Lokasinya sebetulnya cukup strategis karena dilalui dilalui jalur kereta api ke Jakarta dan dekat dengan Serpong. Bahkan, kini kereta comutter line sudah sampai ke Stasiun Parung Panjang.

Griya Parung Panjang Bogor
Awalnya, perumahan  ini milik PT Masa Kreasi yang telah mengembangkan tidak kurang dari seribu unit rumah beragam tipe. Baik itu tipe 21/70, 21/60, 36/84, maupun tipe 45/120. Namun, perkembangan perumahan ini boleh dibilang lambat perkembangannya. Hingga saat ini masih banyak rumah yang tidak dihuni atau dibiarkan kosong oleh pemiliknya. Sebagian lagi ditarik oleh pihak bank dan dilelang kembali kepada masyarakat maupun perusahaan.

Griya Parung Panjang
Kabar gembira di tahun 2014, kini Griya Parung Panjang hadir dengan pengembang yang berbeda menawarkan hunian elegan dengan harga murah.

TYPE 27/60 Dua kamar tidur HARGA 110JT

uang muka 15.5jt dicicil 6 bulan


ANGSURAN

1.176.000,- X 10 TH

911.000,- X 15 TH

786.000,- X 20 TH







TYPE 27/84 dua kamar harga jual 120jt

uang muka 28,5jt dicicil 6bulan



ANGSURAN

1.296.000 x 10 th

1.000.000 x 15 th

866.000 x 20th

buruan sebelum kehabisan unit terbatas


tersedia juga type



27/90 dp 35,5jt

27/100 dp 45,5jt

27/102 dp 48jt

27/108 dp 55,5jt

semua bisa dicicil 6 bulan


PLN 900watt

Air PAM/sumur pompa pantek (shimishu)

rumah indent 8 bulan



REALISASI LISTRIK DAN AIR SEPENUHNYA TERGANTUNG SIKON DILAPANGAN

PERSYARATAN



1. Tidak memiliki kredit macet, motor, mobil, kta dll.

2. Karyawan tetap min 1 th bekerja/usaha/pedagang.

3. Melampirkan fcopy ktp,kk,s nikah, slip gaji, pasfoto dll



Special promo hanya 50 KONSUMEN PERTAMA yang booking/pembelian di pameran rumah di giant citra raya cikupa tangerang mulai 5 Agustus 2014.

1. Uang muka bisa murah 15,5jt dicicil 6 bulan

2. Untuk 50 konsumen pertama berhadiah mesin cuci

3. Diskon uang muka sd 8%

4. Pembelian CASH DISKON KHUSUS


Peminat serius harap

Menghubungi

08121344055 simpati

08777 1226333 xl

085 8888 00063 idosat
PIN BB 2657B8FD